Oktober 1, 2020

KOMUNITAS KITASAMA

Menebar Pengetahuan Membuka Wawasan

QASIDAH ZAKAT FITRA

oleh : Moh. Syihabuddin

 

Zakat fitrah harus diberikan

Pada setiap orang beriman

Jumlahnya ada orang delapan

Wujud barang pokok Makanan

Diberikan di bulan Ramadlan

Bertujuan untuk mensucikan

Dosa diri jasmani ruhani

Tiap orang beragama Islam

Orang merdeka, hamba sahaya

Baik perempuan atau pria

Bayi, anak-anak kaya

Tua muda miskin wajib semua

Wajib itulah hukum asalnya

Dengan satu sho’ itu jumlahnya

Diberikan yang paling utama

Di akhir bulan suci puasa

Berikan di tengah puasa

Mubah bagi yang melakukannya

Makruk diberikan diakhirnya

Sholat idul fitri di harinya

Tapi bisa haram di hukumnya

Diberikan di malam harinya

Pada hari raya idul fitri

Jadi kurang nilai ibadah

Rukunnya membayar zakat fitra

Niat untuk Allah beribadah

Ada orang mengeluarkannya

Ada orang yang menerimanya

Ada barang yang diberikannya

Makanan pokok di suatu desa

Bisa beras, gadum, jagung, buah

Asal bisa dimakan bersama

Syarat wajib bayar zakat fitra

Orang Islam yang pasti bernyawa

Mampu menafkahi keluarga

Punya kelebihan harta benda

Baik yang lahir juga wafatnya

Sebelum terbitnya sinar surya

Pada satu syawal diwaktunya

Bayar zakat bagi semuanya

Delapan orang yang menerima

Pemberian barang zakat fitra

Fakir, miskin, amil, sabililah

Gharim, mualaf, hamba sahaya

Ibnu sabil orang yang berhijrah

Semuanya boleh menerima

Pemberian beras zakat fitra

Agar islam jadi yang perkasa

Yang pertama orang Fakir kita

Uang kosong juga tidak kerja

Tidak punya harta apa-apa

Hanya rumah dan bajunya saja

Yang kedua orang Miskin kita

Bisa kerja namun kurang harta

Menuhi kebutuhan harinya

Perlu dukungan untuk hidupnya

Amil itulah si panitia

Yang ditunjuk oleh imam kita

Menjadi orang membagikannya

Makanan pokok di Zakat fitra

Keempatnya Mualaf yang lemah

Hatinya dalam berubudiyah

Menyerah diri pada Agama

Masih suka berkiblatnya harta

Mualaf juga guru ngajinya

Yang mengajar qur’an tanpa harta

Tidak ada bayaran ditrima

Dari pemerintah di negara

Gharim, orang yang banyak hutangnya

Melebihi kebutuhan dia

Dalam menikmati keluarga

Makan, hidup menjalani cinta

Hamba sahaya itu budaknya

Milik orang yang kaya berharta

Akan dibebaskan jika punya

Uang untuk bayar majikannya

Sabilillah mengangkat senjata

Dijalan membela agamanya

Memerangi para penjajahnya

Yang bertahan lindungi negara

Ibnu sabil yang sedang berhijrah

Menempuh jauh perjalanannya

Butuh bekal untuk meneruskan

Mengarungi jalan suci Tuhan

Tujuh orang yang harus dilarang

Menerima zakat fitra barang

Orang kaya lebih penghasilan

Budak orang yang jadi tanggungan

Orang keturunan Rasulullah

Non muslim yang beda agamanya

Orang yang di dalam tanggungannya

Dinafkahi, dan kuat fisiknya

Jika beras yang dibayarkannya

Dua setengah kilo ukurnya

Bisa juga dengan uang saja

Yang harganya sama ukurannya

Bayarlah zakat pada waktunya

Biar yang menerima jadi bunga

Hatinya bergembira ceria

Bisa makan untuk hari raya

Allah Tuhan Yang Maha Kuasa

Memberikan wahyu yang utama

Qur’an dan hadits itu bentuknya

Dijabarkan ulama ternama

Madzab Hanafiyah, Malikiyah,

Madzab Syafi’iyah, Hanbaliyah

Empat besar pemikiran kita

Dalam menjalankan ‘ubudiyah

Jadilah warganya N.U. saja

Ikut ulama’ kiyai kita

Dzikir bersama untuk negara

Agar tetap utuh tak terpecah

N.K.R.I. itulah negara

Sudah final bentuknya perkasa

Jangan diubah jadi khilafah

Agar tidak jadi perang dunia