Oktober 22, 2020

KOMUNITAS KITASAMA

Menebar Pengetahuan Membuka Wawasan

USAI JELAGA

Oleh:

Nida Maulidha

Mahasiswa Pascasarjana UNISDA, peminat sastra lokal Tuban

 

Kemudian ranting-ranting itu jatuh

Bersama musim daun-daun itu gugur

Lembah-lembah lara menggema atas rasa

Desahnya mematah pesona

Yang fana adalah waktu

Yang abadi adalah kita

Yang hidup adalah rasa

Yang mati adalah logika

Kasih, di malam yang Kudus

Kulukis rupa-rupa paraf dimensiku

Membias di atas kerendahan egoku

Bersama rasa yang tak ada habisnya

Adalah aku rongga-rongga rindu yang pamit usai jelaga

Tampak serupa mata yang bernyawa

Kemudian sesekali kubaca pelatarannya

Hingga tak ada beda antara dua dan tiga

Bahwa hidup bukan hanya tentang angka

Dan manusia bukan hanya tentang dia

Seperti mata air yang datang dari hilir

Izinkan aku berkaca

Agar tahu tentang keruh dan jernihnya air mata.

 Tuban, 29 September 2019