Tujuh Perkara Utama yang Menyebabkan Hancurnya Sebuah Negara

Kekuatan negara terletak pada kebahagiaan warganya, semangat warganya dalam mengembangkan ilmu dan kerukunan para istri yang menunjang kemajuan peradaban islam bersama dalam kehidupan bernegara. Negara yang dipenuhi dengan rusaknya rumah tangga adalah benih awal hancurnya sebuah negara.

kitasama.or.id – Keberadaan sebuah negara, baik dalam kekuatan kelembagaannya atau dalam keutuhan wilayahnya tergantung pada tujuh unsur yang melengkapinya. Jika tujuh unsur ini terjaga dengan baik maka negara itu akan aman, kuat dan terjaga dari perpecahan dan kehancuran. Akan tetapi sebaliknya, jika ketujuh unsur ini rusak maka tinggal menghitung waktu saja keruntuhan negara itu akan menghampirinya.

Ketujuh perkara itu adalah :

Bacaan Lainnya
  1. Para pejabat yang Korupsi.

    Merajalelanya korupsi menunjukkan keroposnya kelembagaan sebuah negara. Semakin banyak yang pejabatnya yang korupsi, yakni menggunakan uang negara untuk kepentingan pribadinya, maka semakin cepat pula negara itu akan runtuh dan membuat kesengsaraan seluruh rakyatnya.

    Dan perlu kita ketahui bersama, bahwa uang hasil korupsi seperti arang atau air laut. Jika seperti arang uang itu akan menjadi suatu bangunan yang tidak akan berguna dan tidak akan memberikan manfaat. Dan jika seperti air laut yang asin maka siapapun yang menggunakannya akan merasa kurang, kurang, dan kurang, hingga mendorongnya untuk melakukan koruspi lagi.

    2. Para Wanita yang mengumbar auratnya.

    Walaupun terlihat lemah dan lembut, Wanita merupakan tiang yang menegakkan berdirinya suatu masyarakat. Pada hakekatnya sosok Wanita merupakan kekuatan, sekaligus pula kelemahan.

    Ia akan menjadi penompang yang memperkokoh berdirinya suatu negara. Jika para wanita di suatu negara banyak yang membuka auratnya, maka dalam hitungan yang tidak akan lama kehancuran dan kekeroposan tatanan masyarakatnya akan rusak dan negara tersebut akan mengalami keruntuhan.

    3. Pemimpin yang dzalim.

    Pemimpin adalah orang yang paling dipercaya oleh masyarakatnya untuk memberikan yang terbaik bagi keberlangsungan kehidupan bermasyarakat dan menyusun lembaganya yang ideal, bisa memberikan kesejahteraan dan membangun kemakmuran. Akan tetapi, jika pemimpin berbuat dzalim, yakni tidak menjalankan tugasnya secara benar kepada masyarakat dan tidak menjalankan tugasnya secara maksimal pada negaranya maka dialah yang menjadi unsur pertama yang menghancurkan negaranya.

    Negara akan lekas runtuh dan hancur jika pemimpinnya berbuat dzalim dan tidak becus menjalankan tugasnya.

    4. Rakyat yang meninggalkan masjidnya.

    Masjid merupakan bangunan pertama yang dibangun oleh Rasulullah Ketika sampai di Madinah. Artinya, masjid merupakan bangunan utama dan diutamakan ketika masyarakat akan membangun sebuah negara. Dengan demikian masjid harus penuh setiap hari untuk digunakan sholat jamaah lima waktu, sebagai tempat untuk mengontrol keberlangsungan kepemimpinannya.

    Sehingga menjadi jelas bahwa masjid yang ditinggalkan oleh jamaahnya atau jarang digunakan sholat berjamaah oleh rakyatnya maka akan menjadi penyabab kehancuran bagi negaranya dan kehancuran bagi tatanan masyarakatnya.   

    5. Al-Qur’an yang hanya dibaca dan dihafalkan tulisannya.

    Diakhir zaman ini al-Qur’an hanya sebatas tulisan yang dihafalkan dan dibaca saja. Ia tidak ubahnya bacaan lainnya bisa dibaca dan dihafalkan, lalu meninggalkan hakekatnya dan melupakan sejatinya al-Qur’an yang kekal dan abadi dalam bentuk kalam Tuhan.

    Masyarakat yang hanya mengandalkan hafalan al-Qur’an saja, yang melupakan hakekat isinya, maka akan menjadi penyebab yang mempercepat keroposnya negara lalu menuju keruntuhan.

    6. Masyarakat yang meninggalkan kebersihan.

    Masyarakat yang tidak peduli dengan sampah, saluran pembuangan, dan kebersihan lingkungannya merupakan pendukung utama yang bisa meruntuhkan negara.

    Sampah yang dibuang sembarangan, kotoran yang berserakan dimana-mana, dan polusi menyebar diseluruh semesta bisa bisa menyebabkan penyakit, munculnya virus, menyebarnya beragama penyakit dan polusi merajalela kuman.

    Negara yang kondisinya tidak terjaga dari kebersihan akan membentuk masyarakat yang berpenyakit dan tidak bergizi, sehingga kesulitan untuk menggunakan pikiran dan otaknya sebagai modal membangun negaranya. Orang yang berpenyakit dan kekurangan gizi juga lemah tenaganya dan menyebabkan negara akan dipercepat keruntuhannya.

    Tidak mungkin sebuah negara akan dibangun kemakmurannya oleh orang-orang yang berpenyakit.   

    7. Kemaksiatan yang diperbolehkan.

    Merajalelanya kemaksitan menjadikan penyebab runtuhnya sebuah negara. Semakin banyak kemaksiatan dilakukan oleh penduduk suatu negara maka negara itu akan kolaps dan berlahan-lahan keropos lembaganya. Apalagi jika kemaksiatan diperbolehkan dan disahkan dalam aturan suatu negara, tentunya akan menjadi penyebab yang mempercepat kehancuran negara.   

    Dewasa ini sudah banyak negara-negara yang melegalkan kemaksiatan bebas dilakukan oleh warganya, dan ini tidak akan lama menjadi perkara yang mendorong negara tersbut masuk kejurang kehancuran.

    Pos terkait