Oktober 22, 2020

KOMUNITAS KITASAMA

Menebar Pengetahuan Membuka Wawasan

TANTANGAN DAN ANCAMAN TUHAN TERHADAP UPAYA MENEMBUS KE LANGIT (LUAR ANGKASA) (Bagian I)

oleh: Moh. Syihabuddin

سَنَفۡرُغُ لَكُمۡ أَيُّهَ ٱلثَّقَلَانِ فَبِأَيِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ يَٰمَعۡشَرَ ٱلۡجِنِّ وَٱلۡإِنسِ إِنِ ٱسۡتَطَعۡتُمۡ أَن تَنفُذُواْ مِنۡ أَقۡطَارِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ فَٱنفُذُواْۚ لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلۡطَٰنٖ فَبِأَيِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ يُرۡسَلُ عَلَيۡكُمَا شُوَاظٞ مِّن نَّارٖ وَنُحَاسٞ فَلَا تَنتَصِرَانِ فَبِأَيِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ 

Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Hai jama’ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan (Ku). Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya). Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (Q.S. Ar-Rahman, 31-36)

***

Kaum evolusionis, dengan dukungan anggaran yang sangat besar melalui institusi negara dan sistem keuangan yang mereka ciptakan dewasa ini seolah “mampu membuktikan” bisa melakukan perjalanan ke luar angkasa dengan kendaraan yang telah dibangunnya.

Melalui televisi dan media yang mereka ciptakan mereka mempublikasikan misi-misi penerbangan roket ke luar angkasa, perjalanan ke bulan seolah sudah pernah mereka lakukan, misi ke mars dan venus, hingga mengirim sebuah robot ke lintasan galaksi lain yang tidak terjangkau oleh manusia.

Dari kampanye-kampanye yang mereka lakukan secara global, dengan dukungan tehnologi CGI (Computer-Generated Imagery) yang ditampilkan melalui ilustrasi film-filmnya, buku-bukunya yang beredar di kampus dan sekolah, dan ajang penghargaan ilmiah yang mereka adakan, mereka berupaya menunjukkan kepada dunia bahwa mereka telah berhasil menuju ke langit, mereka berhasil menembus langit, dan mereka terlihat bisa melakukan perjalanan ke wilayah-wilayah yang sangat jauh—melampaui batas kemampuan manusia.

Tapi apakah semuanya itu benar? Tidak, semua itu merupakan rekayasa dan penipuan yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Perjalanan ke luar angkasa adalah sebuah penipuan dan tidak pernah bisa dilakukan oleh manusia.

Mereka (kaum evolusionis) tidak bisa menciptakan tehnologi yang bisa menembus langit.

Apa yang dikatakan oleh Tuhan jelas, “Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan (Ku).

Jangankan melintasi langit secara keseluruhan, dengan tehnologi yang mereka ciptakan sendiri, untuk melintasi bumi secara keseluruhan saja mereka tidak akan mampu. Alih-alih melintasi langit dan menembusnya menuju ke daerah yang hampa udara, kutub selatan (mereka menyebutnya benua keenam) tidak pernah dilintasinya dan mereka sejauh ini tidak bisa menembusnya dengan kendaraan yang paling canggih sekalipun.

Jika mereka mengklaim mampu menembus ke langit dengan pesawat luar angkasa yang “canggih”, tapi mengapa mereka tidak mampu melintasi kutub selatan dan mencari kehidupan alternatif lainnya di sisi kutub tersebut dengan kendaraan yang sama canggihnya?

Mengapa mereka bisa melakukan perjalanan ke bulan (yang katanya tekanan udaranya tidak ada dan gravitasinya kecil), tapi mereka gagal dan tidak mampu melintasi kutub selatan? Kira-kira lebih dingin mana antara kutub selatan dengan di luar angkasa? Jika sama-sama dinginnya, atau lebih dingin luar angkasa, mengapa mereka bisa membuat pesawat yang menembus langit tapi tidak bisa membuat pesawat yang bisa melintasi kutub selatan?

Tentu saja ini sebuah rekayasa dan pembodohan masyarakat secara global dan masif.

bersambung ke bagian II