Oktober 31, 2020

KOMUNITAS KITASAMA

Menebar Pengetahuan Membuka Wawasan

ROTASI BUMI, KHAYALAN YANG TIDAK MASUK AKAL

oleh: Moh. Syihabuddin

Berdasarkan teori bumi bulat dikatakan bahwa bumi telah melakukan rotasi, yakni berputar secara cepat dengan kecepatan kurang lebih sekitar 1.000 mil per jam atau sekitar 1.609,34 kilometer per jam.

Konon, saking cepatnya perputaran tersebut sehingga makhluk hidup seperti manusia tidak merasakannya dan dirasakannya seolah bumi ini diam.

Padahal tidak demikian, bumi ini diam tidak bergerak dan menjadi titik tumpul kehidupan manusia beserta makhluk hidup lainnya yang hidup di dalamnya.

Bumi diam, tidak bergerak kemana-mana dan juga tidak melakukan apa yang disebut rotasi (bumi berputar pada sumbunya) atau revolusi (bumi mengelilingi matahari).

Jika saja bumi ini berputar dengan kecepatan 1.000 mil per jam, bayangkan saja, maka seluruh makhluk hidup akan terlempar, air laut akan berhamburan, kehidupan di bumi tidak akan bisa tenang dan akan banyak kerusakan serta kehancuran.

Buat saja sebuah perumaan atau percobaan. Sebuah gangsing yang seukuran piring. Letakkan beberapa benda di atas gangsing tersebut lalu putarlah dengan kecepatan yang sangat cepat menggunakan listrik atau putarlah dengan tangan saja.

Apa yang terjadi? Tentu saja apa yang ada di atas gangsing tersebut akan terlempar dan berjatuhan.

Itulah perumpamaan dan percobaan sederhana untuk membuktikan ketidakmungkinan adanya bumi yang berputar dengan sangat cepat. Apalagi dengan kecepatan yang sangat mustahil ada, yakni 1.000 mil per jam.

Bayangkan saja, seandainya ada sebuah “benda” yang bergerak dengan kecepatan 1.000 mil perjam, atau sebuah kendaraan yang bisa bergerak dengan kecepatan tersebut, tentu akan menyebabkan banyak gesekan dan kerusakan disekitarnya. Pengemudinya akan sakit dan mati seketika.

Sehingga sangat mustahil adanya benda yang berak dengan kecepatan tersebut, apalagi bumi yang kita tempati berputar dengan kecepatan tersebut tentu kita semua akan mati dan tidak akan bisa terkendali.

Ide memunculkan “bumi berputar” merupakan ide yang tidak bisa diterima akal sehat manusia dan mustahil terjadi. Ide tersebut merupakan sebuah gagasan yang tidak memberikan pemikiran benar dan menyesatkan.

Jika bumi ini berputar dengan sangat cepat, maka air lautan tentunya harus berhamburan dengan sangat cepat dan menghasilkan ombak yang sangat besar, memporakporandakan daratan dan mengacaukan kehidupan bumi.      

Sehingga, gagasan yang benar dan sesuai dengan fakta yang ada adalah bumi ini diam dan tidak melakukan apa-apa, baik rotasi maupun revolusi. Bumi ini diam dan memberikan ketenangan bagi adanya kehidupan umat manusia, tumbuhan, hewan dan makhluk-makhluk selain manusia.

Di bumi inilah manusia bisa melakukan perintah Tuhan untuk beribadah tanpa terganggu dengan adanya bumi yang berputar dengan kecepatan yang tidak masuk akal.

Diamnya bumi yang tidak bergerak inilah yang memungkinkan segalanya bisa berjalan dengan baik, tumbuhan bisa tumbuh, gunung tetap kokoh berdiri, air laut tetap tenang, air sungai bisa mengalir, manusia bisa membangun bangunan, pesawat bisa terbang dan benda-benda bisa memposisikan kondisinya masing-masing. Dengan demikian, fakta yang terjadi sesungguhnya adalah bumi itu diam, tidak berputar dan tidak melakukan gerakan apa-apa.