April 10, 2021

KOMUNITAS KITASAMA

Menebar Pengetahuan Membuka Wawasan

PERNYATAAN PERMOHONAN MAAF KEPADA SEMUA PIHAK

Pada tanggal 19 Februari 2021 saya mendapatkan surat panggilan dari polres untuk didengar keterangannya sebagai saksi atas perkara dugaan tindak pidana setiap orang yang dengan sengaja atau tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 Informasi dan Transaksi Elektronik atau Pasal 310 dan 311 KUHP.

Berkaitan dengan datangnya surat itulah maka saya menyampaikan beberapa hal penting terkait dengan adanya dugaan tersebut, diantaranya :

  1. Dengan ini saya, Moh. Syihabuddin (lahir di Tuban pada 5 April 1983, beralamat di Dusun Karangagung Timur RT: 019 RW: 004 Desa Karangagung Kec. Palang Kab. Tuban) secara pribadi mengajukan permohonan maaf kepada seluruh pembaca terkait dengan artikel yang saya tulis melalui media elektronik website komunitas KITASAMA yang sekiranya menyinggung bahkan merasa adanya dugaan pencemaran nama baik pada tulisan website komunitas KITASAMA terutama pada pihak-pihak pribadi, komunitas, atau lembaga tertentu, diantaranya (a) MWC NU Kecamatan Palang, (a) Yayasan Masjid Al-Asyhar (YMASYHAR), (c) Yayasan Al-Asyhar Karangagung, dan (d) dan beberapa orang dengan kesamaan nama yang tertulis di artikel saya.
  2. Bahwa, segala sesuatu yang saya tuliskan pada wesite komunitas KITASAMA kesemuanya berdasarkan fakta jalannya persidangan yang terjadi pada proses persidangan Perdata nomor Perkara : 27/Pdt.G/2020/PN.Tbn antara YAMASYHAR dengan Yayasan Al-Asyhar berikut keterlibatan MWC NU Kecamatan Palang, yang sampai dengan ini masih berjalan proses persidangan pada Pengadilan  Negeri Tuban.
  3. Alasan saya menulis adalah agar kedua belah pihak yang saat ini bersengketa segera untuk saling menyadari atas kekhilafan masing-masing pihak dan para pembaca website komunitas KITASAMA dapat mengetahui kronologis yang sesungguhnya agar tidak dibelokkan pada pemberitaan lain yang tidak bertanggung jawab/hoaks.

Demikian surat permohonan maaf ini saya buat dengan sadar tanpa paksaan dari pihak manapun guna menciptakan suasana damai dan jauh dari fitnah.

Tuban, 19 Februari 2020

MOH. SYIHABUDDIN