Oktober 29, 2020

KOMUNITAS KITASAMA

Menebar Pengetahuan Membuka Wawasan

LIMA  PEMERINTAH DESA SIAP SUKSESKAN BSPS  2019 DI TUBAN

Oleh : Moh. Syihabuddin

Kuota 250 unit BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) di tahun anggaran 2019 dimanfaat secara maksimal oleh pemerintah desa di Tuban yang kebetulan memperolehnya. Kelima desa secara serentak sepakat untuk menjadikan program BSPS di Tuban ini sebagai program unggulan dalam mengurangi jumlah RTLH di Tuban. “Jumlah RTLH di Tuban masih 50.000 unit, dan BSPS akan kami manfaatkan sebagai ‘senjata’ untuk menguranginya,” tegas Ricco, Timteknis Kabupaten.

Lima pemerintah desa tersebut adalah (1) Pemdes Sumurgung kecamatan Tuban, (2) Pemdes Sugiharjo kecamatan Tuban, (3) Pemdes Gununganyar kecamatan Soko, (4) Pemdes Kanorejo kecamatan Rengel, dan (6) Pemdes Grabagan kecamatan Grabagan.

Pada Kamis, 2 Mei 2019 di gedung pertemuan dinas PRKP Tuban lima perwakilan desa, kabid Perkim, dan TFL-Korfas serta Korwil telah berkumpul dalam kegiatan Sosialisasi Kabupaten. Kehadiran para steakholder BSPS tersebut merupakan langkah awal yang sangat positif guna meneruskan langkah-langkah selanjutnya agar BSPS berjalan dengan baik.

Yustina, selaku Korwil untuk Tuban, Gresik, Lamongan dan Bojonegoro telah hadir dan memberikan pencerahan yang cukup panjang sekaligus terperinci kepada perwakilan pemerintah desa. Mula dari definisi BSPS, tujuan, dan pelaksanaannya telah dijelaskan dengan penjelasan yang sangat baik.

Penjelasan Yustina diperkuat oleh keterangan Korfas kabupaten Tuban yang semakin menguatkan penjelasan tentang BSPS di Tuban, sehingga semakin membuat optimis lima pemerintah desa yang hadir. “Kami akan menjalankan program BSPS ini secara maksimal di desa kami. Dan saya yakin ini akan menjadi kegiatan unggulan dalam mengurangi RTLH,” ujar Sis Iqbal, Sekretaris Desa Gununganyar kecamatan Soko.

“Kami akan langsung berkoordinasi dengan semua perangkat desa dan langsung mencari sasaran yang tepat bagi Calon Penerima Bantuan BSPS. Sehingga pelaksanaannya nanti bisa berjalan dengan baik. Kami akan menjadikan program ini sebagai program pancingan bagi program penanganan RTLH lainnya,” tambah Susilo, perwakilan dari desa Grabagan kecamatan Grabagan.

Melihat semangat para pemerintah desa dengan adanya BSPS ini membuat Timteknis kabupaten optimis bahwa pelaksanaan BSPS di Tuban akan mendorong lahirnya kegiatan serupa yang mengambil ide dari BSPS. BSPS bisa menjadi sebuah pijakan bagi pemerintah desa untuk belajar dari proses pelaksanaan BSPS. “Dengan potensi semangat para pemerintah desa ini, saya yakin Tuban bisa berhasil dengan maksimal dalam menjalankan upaya pengurangan RTLH ini,” imbuh Ricco.