April 17, 2021

KOMUNITAS KITASAMA

Menebar Pengetahuan Membuka Wawasan

MENGGANTI KEGIATAN KEMAH KE KOLAM BAJAK LAUT GRESIK

Siswa-siswi MI Al-Asyhar bersama guru pembinanya di depan icon wisata bajak laut Masangan

Kemah pramuka merupakan kegiatan tahunan kelas VI di MI Al-Asyhar NU Karangagung Timur Palang Tuban. Biasanya kegiatan tersebut dilaksanakan pada bulan Nopember-Desember. Akan tetapi untuk tahun “pandemic-fitnah” 2020 ini kegiatan tersebut dialihkan ke rekreasi ringan di pemandian Bajak Laut Gresik.

Wisata Bajak Laut terletak di desa Masangan kecamatan Bunga kabupaten Gresik. Berada di atas pegunungan kapur yang tidak produktif dan minim pepohonan, sehingga terasa panas dan kurang rindang. Kendati demikian, suasananya tetap menyenangkan dan bisa menghibur anak-anak pesisir.

“Disini panasnya luar biasa, tapi tetap saja memiliki kesan yang mendalam untuk bermain dan mengabadikan diri dalam keriangan bersama.” Kata Hasan, selaku kepala Madrasah.

Di kolam renang Bajak Laut, siswa-siswi “nelayan” itu menghabiskkkan waktu hingga empat jam. Mereka berlama-lama di kolam untuk berenang dan bergurau dengan teman-temannya. Mereka tidak ada habis-habisnya bermain di air, memanfaatkan mainannya, dan berenang dengan beragam gaya. “Saya tidak menyangka anak-anak kuat hingga sampai empat jam. Ini merupakan permainan yang sangat lama sekali.” Tambah Hasan.

Berkunjung ke Wisata Bajak Laut merupakan obat dari proses “libur panjang” akibat “fitnah-korona”. Anak-anak sudah lama merindukan kesenangan dan keriangan bersama-sama yang biasanya dilakukan disela-sela kegiatan belajar mengajar. Adanya pembatasan waktu belajar yang diatur oleh kemendikbud mengakibatkan aktivitas belajar terhenti atau berkurang.

Dengan berada di Wisata Bajak Laut Masangan-Bunga, maka dengan sendirinya rasa jenuh dan bosan yang dialami oleh anak-anak bisa terobati dan tergantikan. “Kami sangat senang berada di tempat ini, karena anak-anak bisa menikmati kesenangannya secara maksimal, yang tidak mereka dapatkan di madrasah.” Lanjut Hasan.

Bagi Munfa’atin, selaku koordinator kegiatan Pramuka Madrasah, berkunjung ke wisata Bajak Laut sudah sangat “lebih dari cukup” bisa menggantikan kegiatan kemah pramuka tahunan. Karena kesenangan yang diperolehnya sangat sebanding dan bahkan lebih berkesan bagi anak-anak.

“Wisata Bajak Laut sangat cocok dengan keinginan anak-anak. Mereka tidak merasakan kerugian apapun dengan ketiadaan kegiatan berkemah pramuka. Saya merasa bahagia melihat anak-anak berada di lokasi ini.” Kata ibu muda yang baru beranak satu ini.

Pewarta : Akhmad Sifyani.

Editor : Mohammad Syihabuddin