Lima Sebab Hancurnya Sebuah Peradaban Manusia (Risalah Sarang Lebah ke-7)

Ilmuwan dan para cerdik-pandai adalah komponen utama dalam sebuah peradaban manusia. Setiap peradaban akan berkembang dan akan menjadi kehidupan yang nyaman bagi umat manusia jika ilmu pengetahuan berkembang dan bisa menjadi pondasi dan tiang kehidupan manusia di suatu negara

kitasama.or.id – Sepanjang sejarah kehidupan manusia sudah banyak peradaban yang berdiri dan didirikan oleh sekelompok manusia. Mereka ada yang bertahan cukup lama dan ada pula yang hanya bertahan beberapa tahun dan akhirnya hancur. Ada yang sudah mencapai kemegahan dan puncak kemewahan sehingga berharap bisa mencapai usia seribu tahun, namun yang terjadi adalah keruntuhan dan kehancuran.

Karena suatu kehancuran, banyak peradaban manusia yang tinggal puing-puingnya saja, meninggalkan bekas-bekas bangunannya, dan melukiskan capaian lama yang telah dibangunnya. Mereka semua hancur dan memberikan bukti adanya kehidupan lama yang telah dimusnahkan atau dihilangkan.

Bacaan Lainnya

Beberapa penyebab yang bisa menghancurkan sebuah peradaban manusia diantaranya adalah :

Pertama, Bencana Alam yang Menimpa.

Seperti halnya dengan gempa bumi, tanah yang mengalami pergeseran atau bergerak, gunung meletus, gelombang Tsunami, semburan tanah panas bahkan banjir yang melebihi batas, semunya bisa menghilangkan adanya peradaban manusia.

Bencana-bencana ini bisa menyebabkan kematian sekelompok masyarakat dan bisa pula mendorong perpindahan penduduknya ke daerah yang lebih aman. Sehingga menyebabkan tempat yang dulunya di tempati akan tinggal kenangan dan menyisahkan bangunan-bangunan yang telah dicapainya.

Kedua, Peperangan yang Berkobar.

Perang, dari dulu hingga sekarang tidak pernah menghasilkan kebaikan dan tatanan masyarakat yang baik. Hasil akhir dari sebuah perang selalu kesedihan, penyesalan, kehilangan, dan paling dasyat adalah kehancuran bangunan serta kematian generasi-generasi manusia.

Perang di akhir zaman ini kehancurannya lebih mengerihkan. Senjata-senjata yang semakin canggih karena meningkatnya tehnologi semakin menciptakan kehancuran yang lebih cepat, lebih banyak dan lebih menakutkan. Senjata nuklir, roket yang dikendalikan komputer, alutsista yang semakin kokoh dan besar, serta tentara yang semakin terlatih menjadi peradaban manusia yang sudah tercipta sekian tahun rusak dan hancur dalam beberapa menit.

Berkobarnya perang selalu menghasilkan penderitaan dan kehancuran. Oleh karena itulah, perdamaian lebih diutamakan dan menjadi dasar utama tatanan kehidupan manusia.  

ketiga, Virus yang Menyebar.

Virus adalah sejenis “penyakit” yang bisa menghasilkan beragama penyakit yang mematikan. Banyak sekelompok masyarakat atau penduduk suatu daerah yang mati sehari kurang lebih seratus hingga lima ratus orang, sehingga mempercepat penyusutan jumlah penduduknya.

Solusi terburuk bagi masyarakat yang sudah terjangkiti virus di suatu daerah adalah meninggalkan daerah tersebut dan berpindah ke daerah lainnya. Tentu saja perpindahan ini akan menghilangkan kehidupan di daerah asalnya dan meruntuhkan peradaban yang sudah dibangunnya.

Keempat, Ketiadaan Sumberdaya Alam.

Suatu daerah yang tidak memiliki sumberdaya alam yang bisa dinikmati tentunya akan ditinggalkan oleh manusia. Sudah menjadi karakter manusia sejak dulu hingga sekarang, mereka akan menetap dan menempati tempat yang memiliki banyak sumberdaya alam. Semakin banyak sumberdaya alam yang ada di suatu daerah maka semakin banyak orang yang akan mendekat dan mengambil keuntungan dari sumberdaya alam itu. Bisa dalam bentuk pertanian, kelautan, perkebunan, perindustrian, dan bahkan pertambangan.

Suatu daerah yang tidak memiliki sumberdaya alam yang bisa dikelola dan bisa digunakan untuk bertahan hidup tentunya akan segera ditinggalkan oleh penduduknya dan akan mengalami perpindahan besar-besaran menuju ke daerah lainnya. Daerah yang dulunya maju, lalu kemudian menjadi miskin dan kering juga akan ditinggalkan oleh penduduknya dan akan menjadi sepi.

Kelima, Kebodohan Masyarakatnya di segala Bidang.

Suatu daerah yang masyarakatnya tidak mempunyai pengetahuan, tidak memiliki wawasan dan tidak tahu apa-apa tentang tehnologi (pertanian, peternakan, pertukangan, politik, ekonomi, sosial dan budaya) akan menjadi sepi dan menyebabkan peradabannya runtuh dalam hitungan tahun.

Kunci utama dari runtuh dan bangkitnya suatu peradaban adalah sumberdaya manusia yang dimilikinya, semakin cerdas sumberdaya manusia yang dimilikinya maka semakin baik dan semakin cepat perkembangan suatu peradaban. Sebaliknya, jika masyarakatnya bodoh dan tidak mempunyai bekal untuk membangun sebuah peradaban maka yang terjadi adalah kehancuran secara berlahan-lahan, atau bahkan tidak akan terbangun peradaban itu sendiri.

Bahaya terbesar dalam memulai atau membangun peradaban adalah tidak dimilikinya manusia-manusia yang pandai dan cerdas, justru adanya adalah orang-orang bodoh yang tidak memiliki pengetahuan. (Moh. Syihabuddin)

Pos terkait