Oktober 16, 2021

KOMUNITAS KITASAMA

Menebar Pengetahuan Membuka Wawasan

KITASAMA AKAN MENGGELAR LIGA SEPAKBOLA (FUTSAL) SANTRI

Arsenal FC, salah satu klub Inggris yang menjadi idola bagi kitasama dalam mengelola klub sepakbola

Akhmad Sifyani

Pada awal bulan Juni 2020 lalu Yayasan Kitasama sedang mengadakan rapat dengan beberapa lembaga di Tuban untuk menyelenggarakan sebuah kompetisi sepakbola untuk santri. Rencananya kompetisi ini akan diikuti oleh enam klub dan akan dimulai pada Januari 2021.  

Kompetisi sepakbola ini akan diikuti oleh pemain-pemain amatir yang masih belajar di tingkat madrasah ibtidaiyah. Tujuan dari pada diadakannya kompetisi ini adalah sebagai sarana pengembangan diri santri di bidang olahraga sepakbola, memberikan fasilitas kepada santri untuk mengisi waktu hiburan setelah belajar, dan mengajari para santri untuk mengembangkan literasinya melalui sepakbola.

Kompetisi ini kelak akan diberi nama Liga Kitasama, karena penyelenggara utamanya sekaligus sponsor utamanya adalah yayasan kitasama.

Sebagai awalan Liga Kitasama ini akan diikuti enam klub yang juga dibentuk dan didirikan oleh Yayasan Kitasama, diantaranya adalah (1) Janisari Nusantara FC, (2) Santri Samurai FC, (3) An-Nurdinniyah FC, (4) Hizbullah FC, (5) Desa Pesisir Pantura FC, dan (6) Berandal FC.

Masing-masing klub tersebut akan dipimpin oleh seorang presiden klub yang tidak lain merupakan para pengurus di yayasan kitasama atau para karyawan yang bekerja di lembaga yang dikelola oleh yayasan kitasama. Diantaranya Darmawan yang akan memimpin Janisari Nusantara FC, Ahmad Nafi Arwani yang akan memimpin Santri Samurai FC, Muhammad Al-Farisi yang akan memimpin An-Nurdinniyah FC, Abdul Ghoni yang akan memimpin Hizbullah FC, Abi Syafi’I Nur Fajri yang akan memimpin Desa Pesisir Pantura dan Abdul Tolib yang akan memimpin Berandal FC.      

Adapun para pemainnya, sebagai awalan adalah para santri yang belajar di Madrasah Ibtidaiyah al-Asyhar Karangagung Timur. Para pemain ini akan diacak secara bebas sesuai dengan jumlah kelasnya, masing-masing akan disesuaikan dengan kemampuan anaknya. Setiap klub akan memiliki 11 hingga 20 anak.

Pertandingan akan bergulir tiap hari minggu di stadiun gedung serbaguna desa Karangagung dengan durasi 40 menit. Setiap babak terdiri dari 20 menit dan akan pergantian tempat sebagaimana yang sudah jamak terjadi dalam sepakbola.

Kompetisi ini menggunakan sistem putaran, dengan perhitungan setiap klub akan berhadapan dua kali kandang-tandang. Menang pada satu pertandingan akan mendapatkan angka 3, kalah 0 dan seri 1.

Bagi pencetak gol juga akan mendapatkan penghargaan tersendiri dari panitia dan akan dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak atau pemain terbaik.     

Bagi klub yang juara dengan mendapatkan nilai terbanyak akan mendapatkan hadiah 500.000 rupiah, dengan tropi dan medalinya bagi masing-masing pemain.