Oktober 22, 2020

KOMUNITAS KITASAMA

Menebar Pengetahuan Membuka Wawasan

Khasiat Ludah Seorang Mantan Mucikari

Oleh:

Ahmad Sif Yani

Kejadian ini terjadi saat adiku yang paling bungsu terkena gatal-gatal di bagian tubuhny, kalau orang di desaku mengatakan Dab (herpes). Waktu itu ibuku menganggap bahwa itu gatal-gatal biasa yang nanti akan sembuh dengan sendiri, tapi setelah dua hari gatal-gatal itu semakin membesar dan kulit semakin kelihatan merah, bergegaslah ibuku membawa adiku ke puskesmas di kecamatan.

Setelah dua hari dari puskesmas, gatal-gatal yang diderita adiku belum juga sembuh bahan setiap malam adiku menangis kesakitan. Ternyata obat-obatan yang dari puskesmas kemarin belum bisa meredakan penyakit gatal-gatal itu. Ibuku semakin panik karena penyakit gatal-gatal adiku  semakin menyebar.

Ke esokan harinya ada tetanggaku datang kerumah dan menanyakan kenapa setiap malam adiku menangis, maklum jarak antar rumah di desaku hanya empat puluh senti metir sehinggah suara sekeras apapun mudah sekali terdengar oleh tetangga. Setelah melihat penyakit adiku tetanggaku bilang, kalau itu adalah penyakit Dab dan rasanya memang gatal-gatal panas dan sering menyerang anak-anak .

Kemudian tetanggaku memberitahukan kalau penyakit itu bisa disembuhkan dengan  semprotan ludah seorang mantan mucikari, juga meyakinkan ibuku bahwa itu sudah menjadi kepercayaan sebagian besar masyarakat desa kami terutama yang sebelah timur. Tak lama kemudian setelah tetanggaku pulang dari rumah, ibuku bergegas mengendong adiku dan membawanya ke rumah mantan mucikari itu.

Setelah sampai di depan rumahnya, ibuku disambut dengan senyum yang renyah dan kebetulan dia ada depan rumah sambil menghisap rokok kesukaanya. Ibuku langsung memberitahukan maksud kedatangannya ingin minta obat untuk adiku. Dengan wajah yang serius dia meyemprotkan ludahnya tepat di kulit yang terkena gatal-gatal itu, sambil digosok-gosok agar ludah menutupi seluruh luka.

Lalu ibuku memberikan sedikit uang sekedar buat beli rokok, awalnya dia menolak tapi ibuku memaksa agar dia mau menerima uang itu dan akhirnya dia mau menerimanya. Malam harinya adiku tidur dengan pulas, gatal-gatal itu sudah menganggu tidurnya lagi dan keesokan harinya warna merah dikulit adiku itu sedikit demi sedikit hilang.

Percaya atau tidak itu yang ku lihat dan sebagian banyak warga di desaku percaya akan hal itu, khasiat ludah dari seorang mantan Mucikari. Tapi kini satu demi satu mantan mucikari itu telah meninggal dunia, bahkan sekarang sudah tidak ada lagi yang tersisa, namun jasa-jasanya akan selalu dikenang oleh warga setempat atas khasiat ludahnya.