GURU-GURU DI AMERIKA BARU SADAR-TERLAMBAT, JIKA INTERNET BERBAHAYA BAGI SISWANYA

Warung kopi dan warnet (otomatis) yang berada di dusun Cumpleng Desa Brengkok Kec. Brondong, yang dikelolah oleh rekan penulis di dusun tersebut. di warkop ini seharian penuh anak-anak kecil yang masih sekolah, remaja yang juga masih sekolah, termasuk orang tua dan dewasa betah seharian penuh berada di tempat ini hanya untuk menonton youtube dan bermain game online. kondisi ini baik secara ekonomi, namun berbahaya bagi kejiwaan dan bisa menyebabkan depresi bagi pelakunya

Banyak orang yang memuji dan mangangung-agungkan penemuan internet, dan penemunya dianggap sebagai ‘dewa inovasi’ yang mampu memberikan perubahan besar dalam peradaban manusia. Hal itu benar, karena setiap zaman pasti akan menghadapi perubahannya dan akan menemukan kenyataan yang menyakitkan.

Perubahan adanya internet mendorong banyak hal menjadi lebih mudah dan lebih gampang, terutama dalam mendapatkan akses dan menemukan segala hal yang menjadi kegemarannya. Yang paling nyata tentunya mendapatkan informasi, hiburan dan hobi, serta segala hal yang dianggap menyenangkan, melalui berbagai platform digitalnya.

Bacaan Lainnya

Ok, kita patut mengucapkan “terima kasih Amerika Serikat dan Sillicon Valley-nya” yang bisa menghasilkan tempat yang melahirkan tehnologi digital dan internet, berkat kalian dunia telah berubah dan mengalami kemajuan lebih gampang dan lebih murah. Karena kalian-lah dunia berubah dan langsung melakukan lompatan yang sangat cepat, keuntungan bisnis yang lebih melimpah, dan kemajuan alat-alat canggih yang melampaui batasya. Kalian telah mendorong perubahan yang begitu massif dalam semua sektor pekerjaan dan kehidupan.

Kerennya, atau lebih tepatnya “ironisnya” kalian menciptakan televisi lalu kalian menggantinya dengan telpon genggam. Kalian menciptakan komputer lalu kalian menggantikannya dengan laptop. Kalian menciptakan pabrik-pabrik dan pusat industry lalu kalian juga mendorong deforestasi dan perlindungan lingkungan di negara lain. Kalian mendorong demokrasi namun disisi lain kalian juga mengobarkan peperangan terhadap kejujuran. Kalian membangun kekayaan, namun kalian juga resah jika ada negara baru yang akan menjadi kaya.

Akan tetapi penemuan internet kini sudah dirasakan efek buruknya oleh para pendidik di Amerika. Mereka melarang para pelajarnya untuk menggunakan handphone atau smarphone di kelas, karena mengurangi konsentrasi mereka terhadap pelajaran yang disampaikan oleh gurunya. Laporan kompas, Kamis 29 Februari 2023 dalam kolom Internasional telah menyampaikan kabar tersebut dengan “menyedihkan”.

Ternyata Amerika Serikat sudah sadar—dan terlambat untuk sadar, bahwa penemuannya selalu membahayakan umat manusia dan lebih banyak menimbulkan kerusakan dari pada pembangunan. Internet, seperti halnya nuklir, bisa bermanfaat bisa pula berbahaya. Akan tetapi generasi muda Amerika Serikat lebih mudah menggunakannya untuk menghasilkan kerusakan mental, pikiran, dan perilaku dibandingkan membangun mentalnya menjadi lebih baik.

Pesantren di Indonesia sudah melarang para santrinya untuk memegang handphone (gawai, android, smarphone), kecuali jumat untuk berkomunikasi dengan keluarganya. Yang dilakukan oleh pesantren adalah mencegah para santri terjebak dalam arus media virtual yang lebih banyak membodohkan dibandingkan mencerdaskan. Internet hanya akan membuang-buang produktifitas santri untuk memberikan ilmu yang bermanfaat bagi dirinya, alih-alih memberikan informasi yang penting bagi santri.

Karena kelonggarannya membawa android di kelas, para pelajar di Amerika memutar music saat guru sedang menyampaikan kuliahnya. Mereka menggunakan berbagai aplikasi music atau film untuk menikmati hiburan ditengah-tengah jam pelajaran. Akibatnya, konsentrasi mereka pecah dan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang tidak berguna.

Tentu saja penemuan internet sudah memakan korban bagi negaranya sendiri dan lebih banyak menghasilkan bahaya ketika berada di tangan yang salah. Selamat kepada Amerika, semoga pelajar kalian lebih fokus belajar, bukan focus hiburan dan bersenang-senang.   

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *