KEBOHONGAN MAEZAWA; TAWARAN MUSTAHIL KE ANGKASA YANG TENTU MUSTAHIL DILAKUKAN

oleh :

Moh. Syihabuddin

 

Yusaku Maezawa (44), adalah seorang milyader asal Jepang yang getol “berkampanye” mencari pacar untuk menemaninya bertualang kelililing ke luar angkasa, dengan menggunakan pesawat SpaceX buatan dan milik Elon Musk. Rencana keberangkatannya ditentukan pada 2023 dengan rute mengelilingi bulan dan area disekitarnya.

Akibat dari “ide gila” Maezawa ini ada 27.722 perempuan di seluruh dunia menyatakan kesediaannya untuk menemaninya berkeliling ke luar angkasa, tanpa memberikan syarat apapun.

Nampaknya, tahun 2023 itu merupakan waktu yang ditentukan dan akan menjadi perjalanan pertama yang mengantarkan rekreasi dan tour ke luar angkasa kepada publik. Dan tentu saja Maezawa memberikan tawaran yang bersejarah kepada para wanita di dunia yang siap memberikan cintanya untuk bersama-sama pergi ke angkasa. Mungkin saja, Maezawa juga akan menjadi manusia pertama yang melakukan pernikahan pertama di Bulan. Dan para wanita juga sudah memikirkan hal itu dan siap berebut untuk mendapatkannya.

Maezawa merupakan pendiri dan mantan CEO ritel mode online Zozo. Pada tahun 2019 ritel ini dijual ke SoftBank Group Corp. di akun twitter dia dikenal karena kegemarannya pada publisitas, diantaranya termasuk menawarkan uang tunai kepada orang-orang. Sehingga tidak mengherankan jika “pengumumannya” telah menarik banyak peminat dan penggemarnya siap memberikan “pengorbanan” pada Maezawa.

Alih-alih menjadi “pengantin” dan “pecinta” di luar angkasa, dengan tiba-tiba tanpa alasan yang jelas Maezawa membatalkan niatnya tersebut .

Melalui akun twitternya Maezawa membuat alasan yang tidak rasional dan memperlihatkan dengan jelas bahwa “kampanyenya” merupakan sebuah kebohongan dan hal mustahil yang tentu mustahil terjadi. “Terlepas dari tekad saya yang tulus dan jujur terhadap pertunjukan itu ada bagian dari diri saya yang masih memiliki perasaan campur aduk tentang partisipasi saya. Memikirkan bahwa 27.722 wanita, dengan keberanian dan niat yang tulus, telah menggunakan waktu mereka yang berharga untuk melamar membuat saya merasa sangat menyesal.

***

Tidak ada perjalanan luar angkasa, tidak ada pendaratan di bulan dan tidak ada pesawat yang bisa membawa manusia menuju ke planet tertentu. Sebuah “Planet” itu sendiri fiktif, hanya imajinasi yang dibentuk oleh ilmuwan yang tanpa dasar namun menghabiskan milyaran anggaran negara di seluruh dunia.

Tawaran Maezawa tentu saja sebuah kebohongan. Jika dia berkampanye dan mengumumkan untuk mengajak pacar-nya berkeliling luar angkasa hal itu hanya basa-basi dan omong kosong. Tidak mungkin Maezawa akan menumpang Spece X dan menjadi salah satu manusia pertama yang numpanginya. Karena Spece X itu sendiri merupakan konspirasi, sebuah pesawat fiktif yang tidak akan pernah diterbangkan menembus langit dan berjalan-jalan di bulan.

Pesawat Spece X memang ada, dan melalui buku autobigrafi Elon Musk jelas diperlihatkan telah keberadaannya di sebuah instalasi miliknya. Namun untuk sebuah operasi perjalanan ke luar angkasa, Spece X adalah sebuah kebohongan dan tidak akan terjadi.

Pesawat Spece X itu akan menjadi miniatur, “bukti palsu sejarah”, museum “kedigdayaan Amerika” dan alasan yang rasional untuk menghabiskan anggaran pemerintah dan mengambil tender “proyek fiktif luar angkasa”, hanya sebatas itu, karena realisasinya tidak akan terjadi.

***

Tawaran Maezawa bisa jadi hanya isapan jempol dan langkah provokatif untuk menciptakan sensasi sesaat saja.

Jika 27.722 wanita yang menyatakan kesediaannya itu benar adanya tentu mereka memiliki banyak motif yang beragama. Ada yang memang benar-benar ingin mengikuti perjalanan Maezawa, ada yang memang penasaran terhadap keindahan menuju ke angkasa, dan bahkan mungkin ada pula yang hanya memberikan sebuah tes yang menguji kebenaran langkah Maezawa.

Dan tentu saja Maezawa membatalkan niatnya itu, karena langkah yang ditawarkannya merupakan langkah yang konyol dan tidak bisa dilaksanakan secara nyata.

Sudah jelas, dari kasus kebohongan Maezawa inilah bahwa proyek luar angkasa dan pesawat-nya juga merupakan kebohongan dan konsep tentang luar angkasa versi semakin tidak jelas. Dimana hal ini semakin membuktikan tentang eksistensi Bumi yang berbentuk datar-piringan dengan sebuah kubah langit yang tidak tertembus.

***

Sepanjang sejarah kehidupan modern ini kita sering dibohongi oleh berita dan kabar yang menggemparkan terkait perjalanan luar angkasa, terutama dari negara-negara adi daya. Bisa berbentuk pesawat dengan roket yang siap terbang ke angkasa, kondisi astronot di pesawat luar angkasa, kondisi seorang astronot yang tidak bisa berjalan karena sudah terbiasa dengan gravitasi ringan di satelit, dan isu tentang alien. Semuanya itu merupakan hal yang konyol dan bohong.

Sejauh ini kita dibohongi dengan kabar-kabar yang “ghaib” itu, sambil disertai kampanye yang menekankan kepada masyarakat akan pentingnya proyek perjalanan ke angkasa, sebagai alternatif untuk mencari kehidupan pasca di bumi yang konon akan rusak dan tidak bisa dihuni manusia. Bumi sudah sekarat, itu yang mereka ajarkan. Sehingga seolah-olah impian ke angkasa merupakan alternatif yang cocok mencari kehidupan jika nanti bumi benar-benar sudah terinfeksi (tingkat tinggi).

Di sekolah dasar hingga sekolah tingkat atas konsep tentang luar angkasa, planet-planet, gravitasi, astronot dan segala hal yang mendukungnya diajarkan dan dipelajari secara intensif. Sehingga seolah-olah nyata dan ada. Padahal sama sekali apa yang dipelajari dan diajarkan itu tidak ada buktinya dan tidak ada kebenarannya. Itu pun di dukung dengan film-film bergenre luar angkasa semacam Star Trek, Elisium, Contact, dan sebagainya.

Cumpleng-Brengko, 9 Februari 2020

Related posts

Leave a Comment